Apa Sih VPN Itu? Dan Apa Saja Jenis & Fungsi VPN

Apa Sih VPN Itu? Dan Apa Saja Jenis & Fungsi VPN

Pengertian VPN
Hallo Sobat Acis Sebagian besar dari kita akan setuju kalau kita memakai internet tiap hari entah itu untuk keperluan pribadi atau bisnis. Sejauh ini Anda tidak menemui masalah yang berkaitan dengan masalah keamanan atas pemakaian internet Anda. Namun demikian, Apa Sih VPN Itu? Dan Apa Saja Jenis & Fungsi VPN ? Memang Anda pasti memiliki sandi untuk WIFI dan yang lain-lain, tetapi bagaimana dengan VPN? Apakah Anda satu dari mereka yang memerlukan VPN?

Secara umum, VPN atau Jaringan Privat Virtual merupakan sekumpulan komputer atau jaringan tersendiri yang dijalin bersama-sama melalui jaringan publik seperti internet. Sebuah VPN mengamankan koneksi internet komputer Anda guna memastikan bahwa segala sesuatu yang Anda terima dan kirimkan sudah dienkripsi dan tersembunyi dari mata mana pun yang ingin tahu.

Fungsi dan Jenis – Jenis VPN
Ada beberapa jenis VPN. VPN yang paling umum adalah VPN PPTP, VPN Situs ke Situs, VPN L2TP, IPsec, SSL, VPN MPLS, dan VPN Hybrid.

berikut fungsi nya : https://vpn.co.id

Confidentiality (Kerahasiaan)
Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.

Data Integrity (Keutuhan Data)
Ketika melewati jaringan Internet, data anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain.

Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain.

Layanan VPN didukung oleh beberapa protokol komunikasi data, yang mana tiap protokol tersebut memiliki konsep keamanan yang berbeda-beda. Mari kita mengenal lebih jauh konsep dan jenis tiap VPN.

1. Point-to-Point Transfer Protocol (PPTP)

PPTP, adalah protokol yang paling populer dan didukung oleh banyak perangkat, yang paling mudah untuk menginstal, dan overhead setidaknya untuk digunakan. Kelemahan untuk menggunakan PPTP adalah bahwa ia menggunakan kunci enkripsi yang lemah (128 bit) sehingga tidak boleh digunakan dengan transfer data sensitif.

2. Layer 2 Transfer Protocol (L2TP)

L2TP dengan sendirinya tidak jauh berbeda dari PPTP karena mengandalkan titik ke titik protokol untuk menghubungkan. L2TP tidak aman dengan sendirinya dan sering dipasangkan dengan metode enkripsi luar protokol seperti IPSec dan 3DES. Menambahkan enkripsi ke protokol ini memberikan overhead yang lebih tinggi dibandingkan dengan protokol lain.

3. Internet Protocol Security (IPSec)

Internet Protocol Security – IPSec adalah dipercaya enkripsi dan tunneling protokol yang menggunakan enkripsi pada lalu lintas IP melalui terowongan yang diberikan. Kerugian untuk IPSec mungkin memakan waktu instalasi klien.

4. Internet Key Exchange (IKEv2)

Dalam komputasi, Internet Key Exchange (IKE, kadang-kadang IKEv1 atau IKEv2, tergantung pada versi) adalah protokol yang digunakan untuk mendirikan sebuah asosiasi keamanan (SA) di IPsec protokol. IKE dibangun berdasarkan protokol Oakley dan ISAKMP.

5. Routing Protocols (MPLS/BGP)

Multi-Protocol Label Switching (MPLS) tidak cocok digunakan oleh pengguna biasa sebaliknya sangat ideal untuk perusahaan atau bisnis dengan koneksi situs ke situs (site-to-site). Semua konfigurasi dilakukan di tingkat jaringan sehingga pengguna akhir akan melihat koneksi jaringan yang nyata saja.

6. Secure Socket Tunneling Protocol (SSTP)

bentuk terowongan VPN yang menyediakan mekanisme untuk mengangkut PPP atau L2TP [rujukan?] Lalu lintas melalui SSL / TLS saluran. SSL / TLS memberikan keamanan transportasi tingkat dengan kunci-negosiasi, enkripsi dan integritas lalu lintas memeriksa.

7. SSL-VPN

Bentuk VPN yang dapat digunakan dengan browser Web standar. Berbeda dengan VPN tradisional Internet Protocol Security (IPsec), SSL VPN tidak memerlukan instalasi perangkat lunak klien khusus di komputer pengguna akhir.

Leave a Comment